welcome

selamat datang kawan semoga nyaman di galeri saya

Total Tayangan Halaman

Jumat, 23 Maret 2012

laporan karya tulis di PAUD AL FALAH


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Pendidikan merupakan salah satu bentuk aset investasi dalam jangka panjang, tak terkecuali pendidikan bagi anak usia dini dimana penyelenggaraan pendidikan anak usia dini lebih mengedepankan pengembangan pola pikir, penggalian potensi psikomotorik, afektif dan penambahan pengetahuan yang tentunya disesuaikan dengan tingkat usia pendidikan.
Realita yang ada di lapangan membuktikan bahwa pola fikir masyarakat lebih menyadari akan pentingnya aspek pendidikan sebagai bentuk pemanfaatan aset dan investasi di masa yang akan datang tanpa terkecuali. Hal ini terlihat dari penerimaan dan semangat akan kehadiran Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di lingkungan mereka.
PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
1.2  Rumusan Masalah
Pada observasi ini kami mengangkat rumusan masalah sebagai berikut:
1.      Bagaimana sejarah singkat PAUD L-FALAH
2.      Apa pengertian PAUD
3.      Bagaimana perkembangan fisik anak kecil/PAUD
1.3  Tujuan Observasi
1.      Untuk memenuhi tugas yang merupakan syarat untuk mengikuti ujian kenaikan kelas semester genap
2.      Untuk mengetahui sejarah singkat PAUD AL-FALAH
3.      Untuk mengetahui perkembangan fisik anak kecil/PAUD












                                                                                         
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2.1  Pengertian PAUD

      Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.
      Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

2.2  Tujuan PAUD

      Ada dua tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini yaitu:
Tujuan utama: untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan pada masa dewasa.
Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah.

2.3  Rentangan PAUD
      Rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU Sisdiknas No.20/2003 ayat 1 adalah 0-6 tahun. Sementara menurut kajian rumpun keilmuan PAUD dan penyelenggaraannya di beberapa negara, PAUD dilaksanakan sejak usia 0-8 tahun.
      Ruang Lingkup Pendidikan Anak Usia Dini
Infant (0-1 tahun)
Toddler (2-3 tahun)
Preschool/ Kindergarten children (3-6 tahun)
Early Primary School (SD Kelas Awal) (6-8 tahun)




BAB III
HASIL PENELITIAN

3.1  Sejarah Singkat PAUD AL-FALAH
      PAUD AL-FALAH berlokasi di Dususn Kertaharja RT 001 RW 003 Desa Ciampanan Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya yang didirikan oleh Bapak Yusuf Hamdani pada 14 Desember 1996.
      Dalam pembelajarannya Bapak Yusuf dibantu oleh para tutor, yaitu:
1.      Itoh Masitoh
2.      Nia Kurnia
3.      Rosyidah
4.      Eulis Lismayanti

Kemudian anak yang bersekolah di PAUD AL-FALAH ± ada 35 anak yang mana pembelajarannya dibagi 2:
a.       Ditutori oleh Ibu Nia Kurnia, yaitu usia 2-5 tahun
b.      Ditutori oleh Ibu Itoh, yaitu usia 6 tahun

PAUD AL-FALAH merupakan sebuah Lembaga Pendidikan non formal yang telah memberikan partisipasi aktif dalam membentuk generasi islami yang memiliki kompetensi. Sekarang ini walaupun termasuk ke dalam kategori lembaga non formal, namun PAUD AL-FALAH mampu bertahan dari tahun 1966 sampai sekarang, bahkan menunjukkan eksistensinya sebagai sebuah lembaga pendidikan yang bermutu dan berkualitas, yang telah mencetak generasi-generasi yang berguna untuk agama bangsa dan negara.
3.2  Pengertian PAUD
      PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak dengan usia 2-6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. PAUD bertujuan mengembangkan berbagai potensi anak sejak dini sebagai persiapan untuk hidup dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan untuk menyukseskan program pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa.
3.3  Data Anak di PAUD AL-FALAH

a.      Usia 2 tahun
No
Nama anak
Jenis kelamin
1
Akbar Nirwana
L




b.      Usia 3 tahun
No
Nama anak
Jenis kelamin
1
Alis Meliani
P
2
Deliasi Nur Intan
P
3
Fausal Ramdani
L
4
Yosep Septiani
L

c.       Usia 4 tahun
No
Nama anak
Jenis kelamin
1
Ade Soni
L
2
Kayla Tiara
P
3
Nisrina Nazifa
P
4
Raisya
P


d.      Usia 5 tahun
No
Nama anak
Jenis kelamin
1
Ai Susa Susilawati
P
2
Agung Akbarul Anugrah
L
3
Bunga Merkuriani S.A
P
4
Fahmi Fauzi Hidayat
L
5
Edit Nandito Suandi
L
6
Intan Rahelia
P
7
Litha Aura
P
8
Nesa Rahma
P

e.       Usia 6 tahun
No
Nama anak
Jenis kelamin
1
Aditia
L
2
Dwi Fujiastini
P
3
Erik Nandi
L
4
Fahrel Pradipta
L
5
Jihan Faisal
L
6
Raipa Ramdania
P
7
Sinta Ramadianti
P
8
Saskya Ananda Nasihan
P

3.4  Perkembangan Anak
a.      Pertumbuhan Fisik
Pertumbuhan bersifat kualitatif (jumlah). Pertumbuhan terus menerus setiap saat tidak pernah berhenti atau terputus walaupun sedetik. Misalnya tinggi dan dan besar anak senantiasa tidak akan berlebihan atau tidak terlalu kurang, letak kepala tetap di sebelah atas begitu pula letak-letak fungsi fisik lainnya.
 
b.      Pengukuran Pertumbuhan Fisik
1.      Memiliki kesesuaian antara usia dan berat badan
2.      Kesesuaian antara usia dengan tinggi badan
3.      Kesesuaian antara tinggi badan dengan berat badan

c.       Perkembangan Kemampuan Fisik
1.      Mulai memahami hak orang lain
2.      Mulai menunujukkan sikap berbagi, membantu dan bekerja sama
3.      Berbagi peran dalam satu permainan
4.      Menunjukkan sikap toleran sehingga dapat bekerja dalam kelompok
5.      Mulai menghargai orang lain
6.      Bereaksi terhadap hal-hal yang dianggap tidak benar
7.      Menunujukkan sikap mandiri dalam memilih kegiatan
8.      Mau menolong dan membantu teman
9.      Mengendalikan perasaan
10.  Menunujukkan rasa percaya diri
11.  Mengenal tatakrama dan sopan santun sesuai dengan nilai sosial budaya setempat
12.  Disiplin
13.  Menunujukkan rasa empati
14.  Memiliki sikap gigih
15.  Bangga terhadap hasil karya sendiri
16.  Menjawab pertanyaan sederhan

d.      Perkembangan Gerak Umum
1.      Mulai hafal beberapa lagu anak
2.      Mulai memahami cerita/dongeng sederhana
3.      Mulai memahami perintah sederhana
4.      Bisa menyimak perkataan orang lain
5.      Mengenal pembendaharaan kata sifat
6.      Bisa mengulang kalimat yang lebih kompleks
7.      Memahami atiran dalam satu permainan

e.       Aktivitas yang diperlukan anak kecil (Belajar Sambil Bermain)
a.       Usia 2-3 tahun
1.      Meniru gerakan berdo`a
2.      Meniru do`a pendek
3.      Berjalan sambil berjinjit
4.      Menari mengikuti irama
5.      Melempar dan menangkap bola


b.      Usia 3-4 tahun
1.      Berlari sambil membawa sesuatu yang ringan
2.      Meniti di atas papan yang cukup lebar
3.      Meronce manik-manik yang tidak terlalu kecil dengan benang yang agak kaku
4.      Menggunting kertas mengikuti pola garis lurus

c.       Usia 5-6 tahun
1.      Membuat garis vertikal, horizontal, lengkung kiri/kanan dan lingkaran
2.      Menjiplak bentuk
3.      Mengkordinasikan mata dan tangan untuk melakukan gerakan yang rumit
4.      Melakukan gerakan manipulatif untuk menghasilkan suatu bentuk dengan menggunakan berbagai media
5.      Mengekspresiakn diri dengan berkarya seni dengan menggunakan berbagai media

d.      Usia 5-6 tahun
1.      Menggambar sesuai dengan gagasannya
2.      Meniru bentuk
3.      Melakukan ekspresi dengan berbagai media dan kegiatan
4.      Menggunakan alat tulis dengan benar
5.      Menggunting sesuai dengan pola
6.      Menempel gambar dengan tepat

f.       Metode belajar beribadah
1.      Menghafal surat pendek dan do`a
2.      Bernyanyi
3.      Tanya jawab
4.      Praktik shalat yang 5 waktu
5.      Menulis







BAB IV
PENUTUP
4.1  Kesimpulan
            PAUD merupakan sebuah lembaga pendidikan non formal yang telah ikut memberikan partisipasi aktif dalam membentuk generasi islam yang memiliki kompetensi yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan.
            Perkembangan fisik anak di PAUD AL-FALAH sangat bagus sesuai dengan apa yang di butuhkan pada usianya. Anak yang bersekolah di PAUD AL-FALAH kebanyakan usia 3-5 tahun.  
4.2  Saran
            Anak/murid di PAUD AL-FALAH harus lebih di tingkatkan dalam masalah kedisiplinan agar belajar menjadi khusyu. Kemudian sarana dan prasarana harus diperbanyak, karena belum memadai. Hal ini demi berlangsungnya belajar dan bermain anak agar menjadi lebih tertib dan menarik perhatian masyarakat di sekitarnya.
            Kemampuan kami dalam penulisan laporan ini masih juh dari sempurna. Kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar penulisan laporan ini menjadi sempurna.
























Daftar Pustaka
Tatang.1987.PSIKOLOGI untuk siswa SPG kelas 1.
Program tahunan pendidikan anak usia dini.2010.Permendiknas NO.58 tahun 2009.
Proposal Permohonan Bantuan dan Operasional Pendidikan Anak Usia Dini.PAUD AL-FALAH.Hal 4


Sumber internet:
id.wikipedia.org/wiki/pendidikan_anak_usia_dini






























Daftar Gambar













 

Kamis, 02 Februari 2012

kelulusan ujian nasional

VII. KELULUSAN UJIAN NASIONAL

1. Peserta didik dinyatakan lulus US/M SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai S/M.
2. Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada nomor 1 diperoleh dari:
a. gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk SMP/MTs dan SMPLB dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.
b. gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 3, 4, dan 5 untuk SMA/MA, dan SMALB dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.
c. gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 1 sampai 5 untuk SMK dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor.
3. Kelulusan peserta didik dari UN ditentukan berdasarkan NA.
4. Nilai Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah:
a. gabungan antara nilai Ujian Praktik Keahlian Kejuruan dan nilai Ujian Teori Kejuruan dengan pembobotan 70% untuk nilai Ujian Praktik Keahlian Kejuruan dan 30% untuk nilai Ujian Teori Keahlian Kejuruan;
b. kriteria Kelulusan Kompetensi Keahlian Kejuruan adalah minimum 6,0 ;
5. NA sebagaimana dimaksud pada butir nomor 3 diperoleh dari gabungan Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dengan Nilai UN, dengan pembobotan 40% untuk Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% untuk Nilai UN.
6. Pembulatan nilai gabungan nilai S/M dan nilai rapor dinyatakan dalam bentuk dua desimal, apabila desimal ketiga ≥ 5 maka dibulatkan ke atas.
7. Pembulatan nilai akhir dinyatakan dalam bentuk satu desimal, apabila desimal kedua ≥ 5 maka dibulatkan ke atas.
8. Peserta didik dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua NA sebagaimana dimaksud pada butir nomor 5 mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).
9. Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan sebagaimana dimaksud pada VI.

kisi-kisi geografi dan sejarah SMA/MA 2012

KISI KISI UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2011-2012

Nama Sekolah : MA.BUDI SARTIKA
Mata Pelajaran : Sejarah

1.    Memahami Ruang Lingkup Ilmu Sejarah dan Prinsip Prinsip Dasar Penelitian Sejarah Mendeskripsikan pengertian sejarah berdasarkan asal usul kata , pengertian sejarah berdasarkan pendapat beberapa tokoh , ruang lingkup pelajaran sejarah , manfaat mempelajari sejarah , pengertian sumber, bukti dan fakta sejarah , Mendeskripsikan tentang metodologi penelitian sejarah , prinsip sebab akibat dalam penelitian sejarah

2.     Menganalisis Tradisi Masa Pra Aksara dan Masa Aksara Pada Masyarakat Indonesia Serta Kehidupan Awal Masyarakat Indonesia SertaAsal Usul dan Persebaran Manusia Indonesia Mengidentifikasikan cara masyarakat Pra – aksara mewariskan masa lalunya melalui tutur, tari dan lagu serta alat dan bangunan , Mengidentifikasikan cara masyarakat aksara mewariskan masa lalunya melalui tutur dan melalui tulisan

3.     Menganalisis Perkembangan dan Proses Interaksi Bangsa Indonesia Pada Masa Negara Tradisional, Meliputi Perkembangan Budaya , Agama, dan Sistem Pemerintahan Masa Hindu – Buddha , masa Islam
Menjelaskan Hipotesis tentang proses masuk dan berkembangnya agama Hindu-Budha di Indonesia (Teori Brahmana, Ksatria, waisya, Sudra dan teori arus balik ) serta Mendeskripsikan munculnya kerajaan / agama Hindhu – Buddha dan islam di Indonesia.

4.     Menganalisis Kesejarahan Masa Kolonial Hindia Belanda (pengaruh Barat) Meliputi Perubahan Ekonomi, Demografi, Sosial, Serta Politik dan Masa Kolonial Jepang Yang Meliputi Perubahan Sosial - Ekonomi, Politik Serta Menganalisis Pengaruh Berbagai Revolusi Politik dan Sosial di Dunia (revolusi perancis, revolusi Amerika, revolusi Rusia) Terhadap Perubahan Sosial, Ekonomi, dan Politik di Indonesia
Mendeskripsikan hubu-ngan merkantilisme, revolusi industri, dan kapitalisme di Eropa dengan perkembangan kolonialisme dan imperialisme Barat di Indo-nesia dan Menghubungkan kehi-dupan kekotaan dengan munculnya pergerakan kebangsaan Indonesia serta Menghubungkan interaksi Indonesia – Jepang dengan kebijakan pemerintah Hindia Belanda

5.    Menganalisis peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945, terbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan lahirnya Undang-Undang Dasar 1945 , permerintahan kolonial Belanda, Inggris, Pemerintahan Pendudukan Jepang, meliputi politik (lahirnya gerakan pendidikan dan nasionalisme), cita-cita terbentuknya Negara merdeka dan sebagainya
Menganalisis dampak interaksi Indonesia – Jepang di bidang politik pada masa perjuangan pengakuan kedaulatan Riserta Membedakan pengaruh Revolusi Amerika dan Revolusi Rusia terhadap perkembangan politik Indonesia pada masa pergerakan nasional

6.     Menganalisis perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan dan persatuan NKRI darii ancaman disintegrasi bangsa, antara lain Peristiwa Madiun 1948, Pemnerontakan DI/TII, Peristiwa PERMESTA, Peristiwa Andi Azis, RMS, PRRI, dan Gerakan G-30-S/PKI
Menjelaskan makna proklamasi bagi bangsa Indonesia , Mendeskripsikan gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan serta Menjelaskan hubungan disintegrasi bangsa dengan terjadinya pergolakan dan pemberontakan (antara lain: PKI Madiun 1948, DI/TII, Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta, G-30-S-1965/ PKI)

7.    Menganalisis perkembangan masyarakat Indonesia sejak Proklamasi sampai dengan masa Orde Baru, dan masa Reformasi, meliputi Masa Pemerintahan Demokrasi Terpimpin ( Orde baru, 1945-1967 ), masa Demokrasi Pancasila ( Orde Baru, 1967-1998 ), dan masa peralihan ke masa Reformasi ( 1998 –sekarang )
Serta Mendeskripsikan Organisasi Global dan Regional Serta Peristiwa-peristiwa penting menjelang dan setelah berakhirnya Perang Dingin
Menjelaskan proses peralihan kekuasaan politik setelah peristiwa G-30-S-1965/ PKI yang meliputi masa pemerintahannya baik pada masa pemerintahan Orde lama - Orde Baru maupun masa Reformasi serta
Menganalisis berdirinya organisasi regional dan global serta Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dingin dan peristiwa - peristiwa penting menjelang dan setelah berakhirnya Perang Dingin .




Geografi SMA/MA
1.    Mendeskripsikan hakikat, objek, ruang lingkup, prinsip, konsep, aspek dan pendekatan geografi. Menentukan penggunaan prinsip, konsep dasar, aspek, dan pendekatan Geografi dalam mengkaji fenomena geosfer.

2.    Menganalisis sejarah pembentukan Bumi, Tatasurya, dan Jagadraya. Mendeskripsikan proses pembentukan Bumi, Tatasurya, dan Jagadraya.
Mengidentifikasi planet Tatasurya dan Jagadraya.


3.    Menganalisis dinamika unsur-unsur geosfer serta kaitannya dengan kehidupan manusia. Menganalisis fenomena yang terjadi di lithosfer dan pedosfer serta kaitannya dengan kehidupan manusia.
Menganalisis fenomena yang terjadi di atmosfer dan hidrosfer serta kaitannya dengan kehidupan manusia.
Mendeskripsikan keanekaragaman flora dan fauna sebagai potensi pendukung kehidupan.
Mendeskripsikan fenomena kependudukan.

4.    Mendeskripsikan sumber daya alam serta kaitannya dengan kehidupan manusia. Mengidentifikasi sumber daya alam yang berhubungan dengan aspek geografi.
Mengidentifikasi pemanfaatan sumber daya alam secara arif.

5.    Mendeskripsikan pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup. Menganalisis pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup.
Mengkaji kaitan lingkungan hidup dengan pembangunan berkelanjutan.

6.    Menerapkan keterampilan dasar peta/pemetaan dalam memahami fenomena geosfer. Menerapkan keterampilan dasar pemetaan pada pembuatan peta.
Menganalisis penggunaan peta untuk penentuan lokasi kegiatan ekonomi penduduk.

7.    Mendeskripsikan pemanfaatan citra penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis sebagai media informasi fenomena geosfer. Menginterpretasi citra hasil penginderaan jauh dan pemanfaatnya sebagai sumber informasi geosfer.
Mendeksripsikan Sistem Informasi Geografis sebagai media informasi fenomena geosfer.

8.    Mendeskripsikan wilayah dan pewilayahan di dunia. Membedakan pola keruangan dan interaksi desa-desa, desa-kota, dan kota-kota.
Mendeskripsikan konsep wilayah dan pewilayahan dalam kaitan dengan pembangunan.
Mendeskripsikan karakteristik negara berkembang dan negara maju.

Entri Populer